Tinggal Menunggu Kepastian Anggaran Renovasi Pasar Besar Bisa Dilakukan Tahun Ini

Tinggal menunggu  kepastian anggaran, renovasi Pasar Besar Kota Malang diperkirakan bisa dilakukan di tahun ini (2023). Hal itu disampaikan oleh Ketua Pansus DPRD Kota Malang Penyelesaian Tiga Pasar (Arief Wahyudi). Hal ini karena kerjasa sama Pemerintah Kota (pemkot) dan PT Matahari Putra Prima (MPP) sudah diputus.

Dengan diputusnya hubungan kerjasama tersebut, maka Pemerintah Kota (pemkot) Malang memiliki kewenangan untuk mengelola aset tersebut.

Seperti yang diketahui, hingga saat ini Pemerintah Kota (pemkot) Malang melalui Dikopindag terus melobi pemerintah pusat agar memasukkan proyek renovasi Pasar Besar Malang dalam prioritas utama. Menurut Kepala Dikopindag Kota Malang (Eko Sri Yuliadi), pihaknya terus berupaya untuk mendapatkan dana renovasi PBM ini dari APBN dan keputusannya akan didapatkan pada akhir bulan Juli 2023 ini.

Jika tidak mendapatkan kucuran dana APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) dari pemerintah pusat, maka kemungkinan besar akan menggunakan dana APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah).

Sementara itu, penyebab molornya renovasi Pasar Besar Malang tidak hanya karena masalah anggaran semata. Melainkan masih adanya kerjasama antara Pemerintah Kota (pemkot) Malang dengan PT Matahari Putra Prima (MPP) dan penolakan dari Himpunan Pasar Besar Malang (Hipama).

 

BACA JUGA : Rencana Renovasi Pasar Besar Malang Temui Banyak Kendala

 

Agus Primbodo selaku Koordinator Himpunan Pasar Besar Malang (Hipama) mengatakan bahwa pihaknya menolak untuk dilakukan pembongkaran total terhadap Pasar Besar Malang. Menurutnya, untuk Pasar Besar Malang cukup dilakukan perbaikan saja. Seperti perbaikan gorong-gorong yang setiap kali hujan, terjadi banjir yang airnya masuk hingga ke dalam pasar. Perbaikan itu juga bisa penambahan AC agar udara lebih sejuk.

Dengan hanya dilakukan perbaikan, maka para pedagan pun tidak harus berpindah lokasi. Dan pengerjaannya juga bisa dilakukan sebagian-sebagian (bisa dari barat, timur ataupun selatan) Pasar Besar Malang.

Sebelum adanya rencana renovasi dari Pemerintah Kota (pemkot) Malang terhadap Pasar Besar Malang. Para pedagang telah berinisiatif untuk memperbaiki kondisi pasar melalui uang iuran yang dikumpulkan. Perbaikan itu antara lain : Perbaikan atap yang bocor (biaya kurang lebih 60 – 70 juta), kemudian pemasangan keramik dan penggantian talang, (biaya kurang lebih Rp 250 juta).

Tahun ini para pedagang berencana untuk melakukan pengecatan di bagian depan Pasar agar lebih indah dengan anggaran kurang lebih 40 juta. Namun hal ini masih ditunda, lantaran adanya kabar renovasi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (pemkot) Malang.

BACA JUGA : Ratusan Perumahan Telah Berdiri di Kota Malang, Namun Hanya 17 Perumahan yang Telah  Menyerahkan PSU Kepada Pemkot

Bagi Anda yang sedang mencari jasa renovasi rumah yang profesional dan amanah di Malang dengan harga terjangkau bisa menghubungi call center Abris Group sekarang juga! Hubungi kami disini.

error: Content is protected !!
Klik Disini
1
Assalamualaikum,

Ada yang bisa Kami bantu Pak/Bu ?