renovasi rumah malang yang murah dan amanah abris group indonesia

RENOVASI RUMAH - ABRIS GROUP INDONESIA
Renovasi rumah jadi lebih mudah dengan menggunakan jasa renovasi Abris Group Indonesia !







4 HAL YANG DIPERHATIKAN SEBELUM MELAKUKAN RENOVASI RUMAH
Sebelum memutuskan untuk renovasi rumah, alangkah baiknya untuk memperhatikan 4 hal berikut agar tidak menyesal. Banyak berbagai cara untuk menghadirkan rumah impian menjadi kenyataan. Renovasi rumah bisa jadi salah satu cara yang menarik untuk dilakukan dalam menghadirkan hunian idaman sesuai dengan keinginan Anda. Apalagi jika Anda sudah tinggal cukup lama di rumah yang sedang ditempati saat ini. Pemugaran atau renovasi rumah cukup perlu dilakukan agar umur hunian yang Anda miliki saat ini bisa bertahan lama dan mungkin bisa juga diwariskan kepada generasi berikutnya.
Meskipun renovasi rumah bisa jadi alternatif dalam menekan biaya pengeluaran dalam menghadirkan rumah impian, kegiatan menata rumah kembali juga bukan hal yang terbilang murah untuk dilakukan. Oleh karena itu, perencanaan yang matang perlu dilakukan, terutama soal budget atau anggaran dana yang dibutuhkan agar hasil renovasi rumah bisa sesuai dengan apa yang telah Anda idamkan selama ini.
Secara umum, renovasi rumah bisa diartikan sebagai sebuah proses atau kegiatan memperbaiki, meremajai, merombak, atau menyempurnakan struktur atau bentuk rumah. Hal tersebut biasanya terealisasi melalui konsep desain yang telah dibuat agar sesuai dengan kebutuhan proses renovasi rumah. Renovasi rumah juga bisa diartikan sebagai kegiatan menambah ruangan dari bangunan atau lahan yang sudah ada, seperti penambahan garasi, penambahan ruangan atau taman belakang, serta kolam renang, dsb.
Maka dari itu, renovasi rumah merupakan alternatif yang bisa Anda pilih sebagai cara menghadirkan impian jadi kenyataan. Namun, sebelum memulai melakukan renovasi rumah, berikut adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan agar biaya yang dikeluarkan tidak membengkak.

1. Rencanakan renovasi secara matang
Perencanaan merupakan langkah awal agar setiap kegiatan atau impian Anda dapat terlaksana dengan baik, bahkan sempurna. Begitupun dengan renovasi rumah. Untuk rencana awal, pastikan Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu mengenai gambaran rumah idaman sebelum melakukan rumah. Anda bisa melakukan konsultasi kepada pihak-pihak yang ahli di bidangnya, seperti arsitek dan desainer interior. Tahap konsultasi ini dianggap perlu agar gambaran yang Anda miliki terkait rumah idaman tersebut bisa terlihat secara konkret, meskipun masih dalam sketsa gambar 2D atau 3D. Perhatikan juga tentang material yang akan digunakan, sebab material tersebut memiliki peranan dalam menjaga kondisi rumah setelah renovasi jadi lebih awet. Biasanya Anda juga akan diberikan estimasi biaya dari para ahli di bidang renovasi rumah. Sebagai perbandingan, Anda bisa untuk mencari referensi lain agar baik dari segi desain rumah dan biaya berada dalam titik yang sesuai.
2. Persiapkan anggaran renovasi rumah
Setelah mendapatkan gambaran yang cukup jelas dan rencana yang detail, langkah selanjutnya adalah mulai untuk membuat perincian budget atau anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan renovasi rumah. Jika Anda menggunakan jasa arsitek, desainer interior, atau kontraktor, biasanya rancangan anggaran renovasi rumah ini sudah termasuk ke dalam jasanya. Jadi pada masa konsultasi yang lebih lanjut, para ahli tersebut akan memberikan proposal anggaran yang menjelaskan perincian biaya yang dibutuhkan dalam melakukan renovasi rumah impian Anda. secara umum, anggaran yang Anda miliki nantinya tersebut akan berisi penjelasan biaya menggunakan rumus volume pekerjaan x harga satuan. Volume pekerjaan tersebut biasanya dihitung dalam satuan meter (m), meter persegi (m2), atau meter kubik (m3) tergantung dari luas bangunan atau lahan yang akan dilakukan proses renovasi. Sedangkan untuk harga satuan mengacu pada akumulasi biaya material serta biaya tenaga kerja.


3. Kenali luas bangunan dan lahan rumah Anda
Mengetahui bahwa luas bangunan atau lahan yang Anda miliki memiliki peranan besar dalam mengatur biaya yang dibutuhkan pada proses renovasi rumah, ada baiknya Anda mengenal lebih detail tentang rumah Anda sebelum direnovasi. Terutama mengenai luas bangunan dan lahan pada rumah Anda. Dengan mengenal lebih detail tentang rumah, bisa saja Anda tidak membutuhkan perombakan rumah secara besar-besaran, seperti merekonstruksi ulang ruangan dari nol yang akan juga membantu Anda dalam memangkas biaya renovasi rumah. Membutuhkan jasa pengukuran lahan ? Temukan di sini.
4. Selalu sediakan dana tak terduga
Meskipun Anda telah menyetujui dan menentukan budget yang dibutuhkan dalam melakukan renovasi rumah impian, perlu diingat bahwa Anda membutuhkan cadangan biaya untuk hal-hal yang tidak terduga. Kejadian yang di luar rencana ini bisa saja hadir dari perubahan harga bahan baku renovasi rumah saat di tengah-tengah proses renovasi atau faktor alam yang harus menunda pekerjaan sehingga waktu dan biaya pun harus terkuras. Pastikan untuk menyiapkan dana tidak terduga sebesar 10 hingga 20 persen dari budget anggaran utama agar proses renovasi rumah tetap berjalan lancar.

"Pentingnya untuk mengetahui 4 hal di atas agar proses renovasi berjalan dengan baik"

ATURAN PEMERINTAH UNTUK RENOVASI RUMAH SUBSIDI :
1. renovasi pada rumah subsidi adalah boleh direnovasi total setelah membayar angsuran (KPR) atau cicilan selama 5 tahun. Jika status pembayarannya belum mencapai 5 tahun maka Anda tidak boleh melakukan renovasi total. Sebelum 5 tahun hanya boleh menambah pagar dan dapur.
2. Renovasi rumah subsidi tampak depan atau fasad rumah juga boleh dilakukan setelah melakukan pembayaran cicilan di bank selama 5 tahun. Jadi sebelum lima tahun bagian depan tidak boleh dirubah atau direnovasi.
3. Sebelum lima tahun ke atas Anda tidak hanya dilarang untuk mengubah bagian fasad rumah, tetapi juga tidak boleh membangun lantai 2. Setelah lima tahun baru boleh melakukan banyak perubahan pada bangunan.
4. Renovasi dapur rumah subsidi boleh dilakukan. Selain itu, beberapa perubahan lain yang bisa Anda lakukan adalah memperbaiki atap yang bocor, membuat pagar rumah, menambahkan kanopi, memperbaiki rembesan dan mengubah ukuran ataupun posisi septic tank. Dalam hal ini Anda boleh melakukan renovasi secara bertahap.
5. Sebelum melakukan rumah subsidi, disarankan untuk terlebih dahulu melapor ke pihak bank. Disini Anda bisa menyampaikan bagian mana yang akan direnovasi, apakah itu termasuk renovasi besar atau kecil.
6. Persyaratan utama untuk melakukan renovasi rumah adalah pembayaran cicilan KPR harus lancar. Jika pembayaran cicilan tidak lancar maka pihak bank tidak akan menyetujui pengajuan renovasi rumah.
7. Aturan ketujuh yaitu rumah subsidi boleh dijual setelah 5 tahun angsuran. Apabila belum mencapai batas waktu tersebut maka rumah tidak boleh dijual atau dipindahtangankan.
8. Luas tanah rumah subsidi tidak boleh lebih 200 m2. Dengan patokan ini, Anda bisa memperhatikan ukuran tanah jika nantinya ingin memperluas bangunan lantai atau hal lainnya.

TUNGGU APALAGI ? YUK KONSULTASI GRATIS SEKARANG !
Hubungi salah satu kontak di bawah ini :
08123456090
Hubungi saat jam kerja
(0341) 8207965
Hubungi saat jam kerja
abraprioritas@gmail.com
Dapat dihubungi setiap saat
