Perbedaan Kompor Gas Listrik dan Induksi

Perbedaan kompor gas , kompor listrik dan kompor induksi yang perlu diketahui oleh masyarakat sebelum membeli salah satunya.

Sebagai salah satu peralatan penting yang ada di dapur yaitu untuk memasak. Kompor terus mengalami inovasi, dulu yang ada hanya ada kompor gas. Namun seiring berkembangnya zaman, kini sudah ada kompor listrik dan kompor induksi yang sudah dijual dipasaran. Pada tahun 2024, masyarakat lebih menggemari kompor tipe induksi daripada yang lain. Pemilihan tersebut bukanlah tanpa alasan, tetapi karenak kompor induksi dianggap lebih efisien. Berikut akan dijelaskan mulai dari pengertian, keunggulan serta kekurangannya. Baca artikel sampai habis ya !

 

BACA JUGA : Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Dengan Mudah Tanpa Bantuan Orang Lain

 

Pengertian Kompor Induksi

Kompor induksi adalah kompor yang menggunakan teknologi elektromagnetik untk menghasilkan panas. Cara kerjanya adalah memanfaatkan arus listrik yang melewati kumparan tembaga di bawah permukaan kaca, kemudian menghasilkan medan elektromagnetik. Ketika sebuah panci diletakkan diatasnya, maka akan membuat panci itu panas dan menyebar diseluruh panci.

Tidak semua peralatan masak cocok dengan kompor induksi, hanya peralatan khusus. Contoh peralatan khusus tersebut adalah peralatan masak yang berbasis feromagnetik. Cara mengetahui sebuah peralatan masak yang sudah berbasis feromagnetik adalah adanya tekstur garis-garis tipis dibagian bawah yang berwarna keperakan seperti stainless steel.

 

BACA JUGA : Desain Rumah Ukuran 6 x 12 Minimalis Memanjakkan Mata

 

Jenis-Jenis Kompor Induksi

Pada umumnya, terdapat dua jenis kompor induksi yang bisa dipilih yaitu :

Kompor Induksi Tanam

Kompor tanam ini dipasang langsung pada meja atau kabinet bawah kitchen set seperti “tertanam”. Jumlah tungkunya juga bermacam-macam, mulai dari satu , dua hingga empat tungku yang bisa dipilih. Pilih sesuai kebutuhan pembaca, semakin banyak tungku semakin cepat memasaknya karena dapat memasak beberapa menu sekaligus.

Kompor Induksi Portable

Kompor induksi portable berbanding terbalik dengan kompor induksi tanam, tipe kompor ini lebih praktis karena posisinya bisa dipindah-pindah sesuai keinginan. Memiliki bentuk yang lebih ringan dan tipis, sangat cocok bagi pembaca yang sering-sering pindah tempat tinggal atau anak kos. Jumlah tungku yang tersedia biasanya terdiri dari dua macam, yaitu satu tungku dan dua tungku. Pilihlah sesuai kebutuhan pembaca.

 

BACA JUGA : Harga Borongan Cat Tembok Terbaru di Tahun 2024

 

Perbedaan Kompor Gas dan Kompor Induksi

Perbedaan kompor gas dan kompor induksi dapat dilihat dari beberapa hal beriktu :

Energi yang Efisien

Perbedaan kompor gas dan kompor induksi yang paling terasa adalah penggunaan energi. Kompor induksi boleh dibilang lebih efesien dibanding kompor gas. Panas yang dihasilkan langsung dapat dihancarkan ke panci hingga 90%, yang membuat cepatnya pemanasan.

Lebih Aman

Kompor induksi dianggap memiliki keamanan yang tinggi dibanding kompor gas yang bisa meledak. Ledakan yang dihasilkan oleh kompor gas biasanya bisa merusak satu rusak dan tak jarang menimbulkan korban jiwa. Kompor induksi tidak ada proses pembakaran api , sehingga meminimalis ledakan dan otomatis akan mati jika peralatan diangkat dari tungku.

Perbedaan Kompor Gas dan Induksi Terkait Suhu yang Presisi

Terkait suhu yang dihasilkan, tentu pemenangnya adalah kompor gas karena dapat diatur dengan mudah. Dengan mengatur suhu yang sempurna, hasil masakan akan terasa sangat sempurna.

Itulah perbedaan antara kompor gas dan kompor induksi yang dapat dipertimbangkan oleh pembaca sebelum membeli. Sudah jelas bukan perbedaannya ?

 

BACA JUGA : Perbedaan Bank Umum dan BPR (Bark Perkreditan Rakyat)

 

Perbedaan Kompor Induksi dengan Kompor Listrik

Meskipun sama-sama menggunakan sumber listrik untuk menggunakannya, namun keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Kompor induksi menggunakan gelombang elektromagnetik yang langsung dialirkan pada peralatan masak seperti panci atau wajan induksi. Sementara itu, kompor listrik menggunakan arus listrik untuk memanaskan kawat yang kemudian disalurkan ke peralatan masak. Sehingga kawat yang telah panas sangat berbahaya untuk disentuh. Perbedaan lainnya adalah sebagai berikut :

Biaya yang Lebih Hemat

Masalah biaya, kompor induksi masih yang mejadi lebih hemat dan efisien dibanding kompor listrik. Hal ini karena panasnya langsung disalurkan kepada panci, bukan pada permukaan kompor.

Kecepatan Pemanasan

Terkait kecepatan pemanasan, kompor induksi dianggap lebih baik. Meskipun kemampuan menghantarkan panas ke peralatan masak berkisar antara 80 – 90%.

Keamanan

Kompor induksi tetap lebih aman dibandingkan dengan kompor listrik karena kompor induksi akan panas jika peralatan masak seperti panci diletakkan diatas kompor dan mati otomatis jika panci telah diangkat.

Cara Kerja yang Berbeda

Cara kerja kompor listrik adalah sebagai berikut : pertama , kompor listrik menggunakan resistor dengan ukuran besar dan terbuat dari nikrom kawat. Panas dari listrik akan dialirkan melalui permukaan yang bentuknya melingkar. Oleh karena itu, sangat tidak dianjurkan untuk menyentuk permukaan kompor karena panasnya itu.

Cara kerja kompor induksi adalah menggunakan reaksi elektromagnetik dari dalam kompor untuk dihantarkan ke peralatan masak di atasnya. Membuat penghantaran panas menjadi cepat, merata dan konsisten.

Itulah perbedaan antara kompor induksi dibanding kompor listrik. Tak khayal, karena keunggulannya itu kompor induksi menjadi idola masyarakat di tahun 2024. Tertarik untuk mendapatkan kompor induksi yang baik ? Silahkan hubungi customer Abris Group disini. GRATIS tanpa dipungut biaya!

 

BACA JUGA : Jangan Asal Bangun, Inilah Lokasi Tempat Tinggal Yang Ideal Untuk Tempat Tinggal

 

Kelebihan Kompor Induksi

  1. Efisiensi Energi.  Menurut PLN (Perusahaan Listrik Negara) kompor induksi lebih hemat Rp 8.000,- dibanding kompor gas yang menggunakan tabung elpiji ukuran 3kg.
  2. Kecepatan Memasak. Kompor induksi mampu mendidikan air 50% lebih cepat dibanding kompor gas dan kompor listrik. Dan mempu mempertahankan suhu lebih konsisten dan stabil.
  3. Kontrol Suhu yang akurat. Setiap set kompor induksi dilengkapi pengatur kontrol suhu. Dengan pengaturan yang presisi, bisa menghasilkan masakan yang lebih baik.
  4. Keamanan. Minim resiko terbakar apalagi meledak, karena hampir tidak ada api terbuka.
  5. Tampilan yang Mewah. Kompor induksi memiliki tampilan yang mewah modern elegan. Dapatkan kompornya sekarang disini.
  6. Mudah Dibersihkan. Memiliki permukaan yang halus, dapat dengan mudah untuk dibersihkan.
  7. Permukaan yang dingin. Kompor induksi merupakan kompor yang memanaskan alat masak yang berada di atasnya saja. Oleh karena itu, area permukaan kompor akan tetap dingin.

Kekurangan Kompor Induksi

  1. Alat masak yang terbatas.
  2. Harga kompor yang relatif mahal.
  3. Sensivitas dengan Gangguan elektronik.
  4. Perangkat mudah pecah.
  5. Mengeluarkan bunyi.

 

Itulah penjelasan mengenai perbedaan kompor gas, kompor listrik dan kompor induksi. Pilihlah tipe kompor sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar pembaca.

error: Content is protected !!